Showing posts with label tsunami. Show all posts
Showing posts with label tsunami. Show all posts

Gempa Bumi Landa Laut Bismarck, Papua New Guinea


Gempa Bumi Landa Laut Bismarck, Papua New Guinea

KUALA LUMPUR, 4 Mac (Bernama) -- Satu gempa bumi sederhana berukuran 5.2 pada skala Richter melanda Laut Bismarck, 204 km barat daya Kavieng, Papua New Guinea hari ini.

Jabatan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) dalam satu kenyataan menyatakan bahawa gempa bumi itu berlaku pada pukul 5.47 pagi, kira-kira 3,522 km tenggara Semporna, Sabah.

Bagaimanapun, tiada amaran tsunami dikeluarkan.

Orang ramai boleh memantau perkembangan in menerusi laman Facebook
https://www.facebook.com/malaysiamet dan Twitterhttps://twitter.com/malaysianmet.

-- BERNAMA

Tsunami Indonesia 2016

Ilustrasi (dok.Okezone)

JAKARTA - Dalam bencana gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR), di Samudera Hindia yang terletak 682 km sisi barat daya Kepulauan Mentawai, yang terjadi kemarin malam Rabu 3 Maret 2016, BMKG sempat menyiarkan pesan darurat siaga bencana tsunami, hingga akhirnya dibatalkan.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hal tersebut disebabkan karena sistem deteksi tsunami yang dinamakan Buoy milik Indonesia seharga Rp4-8 miliar rusak. Hingga akhirnya pihak BMKG menduga ancaman tsunami secara manual.
"Indonesia punya 22 Buoy. Tapi rusak semua. Tidak ada anggaran untuk melakukan perawatan," ungkap Kepala Pusat Data Informsi dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (3/3/2016).
Pembatalan ancaman tsunami oleh BMKG sendiri, dilakukan setelah mendapatkan bantuan dari Buoy milik Australia yang berada di selatan Kepulauan Mentawai.
"Di sisi selatan Mentawai ada Pulau Kokos, Australia. Di situ ada satu Bouy milik Australia," tambahnya.
Rusaknya 22 Buoy milik Indonesia dikarenakan banyak tangan-tangan jahil yang sengaja merusak Buoy. Selain itu pemerintah juga dinilai tidak pernah memberikan anggaran untuk merawat Buoy.
"Banyak tangan-tangan vandalisme yang merusak Bouy di lautan.‎ Contohnya yang di Laut Banda. Warga banyak mengambil sensor, lampu, dan alat-alat pada Buoy," jelas Sutopo.
Oleh karena itu, Sutopo berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan hal tersebut mengingat hanya Buoy yang dapat mendeteksi apakah suatu gempa berpeluang tsunami atau tidak.

Jusuf Kalla Sertai Perkabungan 10 Tahun Tsunami Acheh





Diterbitkan: Jumaat, 26 Disember 2014 10:27 PM
BANDA ACEH: Naib Presiden Indonesia, Jusuf Kalla menyertai ribuan orang di 'Blang Padang' di sini pagi Jumaat bagi memperingati ulang tahun ke-10 tragedi tsunami melanda Aceh.

Mereka berada di Blang Padang seawal pukul 8 pagi (waktu tempatan). Tepat pukul 8.15 pagi (9.15 pagi waktu Malaysia), seluruh penduduk Aceh bertafakur selama seminit.

Solat Jummat khas turut diadakan di Masjid Raya Baiturrahman sempena hari Jumaat hari ini. Tanah Perkuburan Masal Siron yang menempatkan kira-kira 47,000 mangsa tsunami turut dibanjiri ribuan orang yang dipenuhi suasana pilu dan sedih.

Bagi Cut Muliana Bunaga, 55, dari Nagan Raya Aceh yang terletak 300 kilometer dari Banda Aceh, setiap tahun dia akan mengunjungi tanah pekuburan ini bagi membacakan Yasin kepada kedua-dua anak perempuannya yang menjadi korban tsunami.

"Biarpun saya tinggal jauh dari sini, wajib bagi saya untuk datang setiap tahun. Bila masuk tanggal 26 Disember, saya dengan suami saya akan ke Banda Aceh dan datang ke kubur ini untuk anak saya," katanya kepada Bernama.

Cut Muliana turut menceritakan bahawa pada hari bencana, tiga anak perempuannya yang bersekolah di sebuah sekolah agama di utara Aceh dihanyut ombak tsunami.

Namun hanya anak perempuan pertamanya, Irfa Kurniawati, 18, yang terselamat manakala dua yang lain iaitu Rina Magasari, 13, dan Ului Yestari, 17, menjadi korban.

Dia sehingga kini tidak menemui mayat kedua-dua anaknya malah dia juga tidak pasti sama ada anak-anaknya itu dikuburkan di tanah pekuburan ini.

"Saya tidak tahu mana kedua-dua anak saya ditanam, sebab mayat mereka tidak dijumpai. Tapi saya yakin di sini, biarpun tidak ada dokumen sah yang menyatakan anak saya di tanah pekuburan ini, tetapi saya sebagai ibu, saya dapat merasai mereka di sini," katanya sambil mengalirkan air mata.



Video 10 Tahun Selepas Tsunami Terbongkar







Sempena mengingati peristiwa Tsunami yang telah melanda Acheh pada 26hb. Disember 2004 yang akan genap 10 tahun pada 26 Disember 2014 pada hari Jumat ini, infoduniaaku.blogspot.com berdoa kehadrat Allah S.W.T........ “Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia, maafkanlah dia, muliakanlah tempatnya, luaskanlah tempat masuknya, mandikanlah dia dengan air salju dan embun. Sucikanlah dia dari segala kesalahan sebagaimana pakaian disucikan dari najis. Gantikan untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, gantikan untuknya keluarga yang lebih baik dari keluarganya, gantikan untuknya isteri (pasangan) yang lebih baik dari pasangannya. Masukkanlah ke dalam surga dan lindungilah dia dari azab kubur dan azab neraka. Amin.”


Jom hayati lagu dari filem "Hafalan Shalat Delisa" yang sangat menusuk jiwa ini..........